POOR JAVA HEAT

on Monday, March 18, 2013



”that feeling when your achievement are not appreciated by people as sweet as you have created.”


Mungkin itulah ungkapan dalam hati dari apa yang telah dirasakan pihak film JAVA HEAT. Film apik yang digarap sutradara Conor Allyn, awal kebangkitan film action di Indonesia campur tangan Hollywood ini diterpa berita sedih, “Sebelum dirilis tanggal 18 April, film Java Heat telah bocor di Internet.” (detik.com).

Lebih kerennya bro, hal itu baru gue tau ketika baru download itu film (Full version, high resolution BluRay720p+indonesian subtitle). Baruuuuu aja gue tau, beberapa jam setelah download filmnya selesai. Yaitu tepat ketika gue pengen nonton itu film di DVD gue, dengan mencolokkan kabel data di DVD. Terlintas dipikiran gue iseng buka Hot Threadnya Kaskus, kali aja udah ke-update lagi. Eh bener, di HT tengah-tengah persis ada tulisan 
“BELUM RILIS, FILM JAVA HEAT BOCOR DI INTERNET.”

Mampussss, ini gue baca di antara rasa bersalah sama rasa keren. Gimana nggak kalo  beritanya masih hangat, sehangat pelukan Angelina Jolie, gue udah dapet itu film duluan, dengan resolusi bagus pula. Langsung tuh gue pamer, sambil gue tweet dan gue pasang pose ‘Like a Boss’ dipadu sama secangkir wine dari ‘True Story’ ala Trollface dah semenjak gue tau itu berita. 
 
Cool stuff bro, berasa pro hacker! Hahaha oke lebay-_-

Itulah salah satu hobi gue, download film box office, kualitas gambar bioskop dengan seharga billing warnet. 

Membahas tentang masalah tersebut, menurut gue sih lebih salah ke pihak filmnya yang kurang waspada, udah tau kita hidup di zaman serba canggih, lengah dikit hasil kita bisa dirampas orang dengan pintar. Kita gak bisa juga menyalahkan para downloader, mereka hanya sekedar mendownload, hal itu emang salah sih cuma awal dari hal tersebut pasti dari pihak Java Heat tersendiri yang harus tahu cara mengatasi fenomena seperti itu. The Raid aja gak bocor di Internet bro, gue nunggu buat download itu film sampe berbulan-bulan baru resolusinya bagus-_- #huftb4ng3t
 
Bicara tentang Film Action, film action merupakan jenis film favorit gue. Gue seneng banget kalo Indonesia bisa buat film semacam The Raid, dan Java Heat. Walopun campur tangan sama tangan asing, Selalu gue tunggu pasti film kayak gitu. Misalkan The Raid, baru awal premiere aja udah gue tonton. The Raid itu awal kebangkitan film Action di Indonesia sebelom Merantau yang lebih ke Pencak Silat dibandingkan adegan baku tembak. Ogah dah gue nonton film Horror Indonesia yang isinya Bokep semua, gak ada greget hantunya. Hahaha

Film Java Heat ini bukan sembarangan, lebih berkualitas dibanding The Raid. Punya alur cerita yang menarik dan bener-bener mengangkat budaya Indonesia secara epic. Film ini full English, Indonesia Cuma sepotong doang, jadi ada subtitlenya gak seperti The Raid yang lebih banyak bahasa Indonesia. Pemainnya, Kellan Lutz yang menjadi serigala di film Twilight Saga, Mickey Rourke yang terkenal karena film laganya, dan Ario Bayu, salah satu pemain favorit gue selain Iko Uwais yang pernah jadi si Boy, di catatan harian si boy. Selain itu, Mike Lucock, Atikah Hasiholan, Rio Dewanto, Uli Auliani, Tio Pakusodewo, dll.

Ini film asli keren banget, gambar dan adegannya taste Hollywood banget. Film ini mengangkat tentang terorisme yang terjadi di Jogjakarta, tepatnya di kerajaan Keraton Jogja. Ceritanya berawal dari bom bunuh diri yang terjadi di dalam Keraton. Si Atikah Hasiholan, sang Putri Keraton diculik sama Teroris dan Ario Bayu sendiri anggota Densus 88 dan juga Kellan Lutz, salah satu anggota FBI yang menyamar untuk mendalami tentang terorisme di Indonesia. Akhirnya mereka pun bekerja sama untuk memberantas empunya teroris bernama Malik (Mickey Rourke), seorang warga Amerika yang mengikuti jalur jihad.
Beberapa scene yang menarik adalah ketika Kellan Lutz mengatakan bahwa baju batik adalah pakaian santai Hawaai ketika dia berkunjung ke pesta Keraton. Di film ini, Lutz lebih sering topless dibandingkan berbaju ketika adegan kejar-kejaran. Dan ketika Lutz berkunjung ke rumah Ario Bayu. Ketika 2 anak Bayu bergegas berangkat ke sekolah dan mencium tangan Lutz. Dengan muka heran, dia bertanya ke Bayu perilaku macam apa itu, dengan santai Bayu menjelaskan bahwa itu adalah budaya cium tangan Indonesia, untuk menghormati orang yang lebih tua. Tampang muka heran Lutz pun berbicara, “Oh, Negara yang aneh”, ucap Lutz. Disini Lutz selalu disapa ‘mas’ oleh Bayu.

Buat yang belom nonton, harus sabar nunggu tanggal 18 April di Bioskop kesayangan anda, jangan download percuma pasti udah di hapus linknya hahahaha. Harus nonton lo semua bro! dijamin gak nyesel, seru abisssss! 

Can’t wait for JAVA HEAT 2!!!

1 komentar:

Post a Comment